Skip to content

Pura Puseh Luhur Bedha, yang terletak di Banjar Bedha, Desa Bongan, Tabanan, Bali, adalah salah satu lokasi terbaik untuk foto adat Bali. Pura ini menyuguhkan arsitektur pura klasik, nilai sejarah, dan atmosfer spiritual, membuatnya ideal untuk melakukan aktivitas prewedding, foto pasangan, atau dokumentasi keluarga dengan nuansa autentik Bali.

Lingkungan pura yang asri, Bale Agung peningalan abad ke-13, Candi Bentar, dan Kori Agung memberikan kombinasi sempurna untuk menghasilkan foto yang dramatis, elegan, dan kental akan budaya Bali.

Keunikan Pura Puseh Luhur Bedha

  1. Bale Agung
    • Dibangun dari kayu asli pada abad ke-13, dengan ukiran dan relief yang menceritakan sejarah Bali.
    • Spot ini menambah dimensi artistik dan tradisional pada foto prewedding.
  2. Candi Bentar dan Kori Agung
    • Struktur ini menonjolkan arsitektur Bali klasik dan cocok untuk pose formal maupun romantis.
  3. Lingkungan Asri dan Tenang
    • Area pura yang rapi dan hijau memberikan suasana damai.
    • Memberikan privasi lebih dibandingkan pura populer lainnya, ideal untuk sesi foto prewedding.

Spot Foto Prewedding dan Adat Bali

1. Bale Agung

  • Duduk atau bersandar di lantai kayu, fokus pada detail busana dan ukiran pura.
  • Cocok untuk foto candid atau romantis.

2. Candi Bentar dan Kori Agung

  • Ambil foto siluet saat matahari terbit atau terbenam untuk efek dramatis.
  • Pose berjalan melewati gapura menambah kesan megah.

3. Teras Pura atau Jalan Setapak

  • Spot jalan setapak antara gapura dan Bale Agung bisa menjadi foreground untuk efek depth.
  • Pose casual atau berjalan bersama pasangan untuk kesan santai dan natural.

4. Area Hijau Sekitar Pura

  • Ambil foto di bawah pohon atau di taman pura.
  • Cocok untuk tema natural dan tradisional Bali.

Baca Juga : Apa itu Foto Adat Bali

Ide Pose untuk Foto Adat Bali

  1. Formal dan Elegan: Berdiri di depan Bale Agung, saling menatap, menonjolkan keanggunan busana adat.
  2. Romantis dan Intim: Duduk di Bale Agung sambil berpegangan tangan.
  3. Dramatis Siluet: Berdiri di Candi Bentar saat matahari terbit/terbenam.
  4. Candid Alam: Berjalan di jalan setapak pura, kaki telanjang, menikmati suasana.
  5. Detail dan Close-Up: Fokus pada detail kain endek, selendang, dan aksesoris seperti bunga atau kipas.

Outfit dan Properti

  • Wanita: Kebaya Bali lengkap, kain endek, selendang, sanggul dengan hiasan bunga.
  • Pria: Udeng, saput poleng, baju adat Bali.
  • Properti tambahan: Payung Bali, kipas, bunga frangipani, atau sesajen mini untuk foreground.
  • Warna: Pilih warna cerah atau pastel agar kontras dengan latar pura dan hijau lingkungan.

Waktu Terbaik untuk Foto

  1. Pagi Hari
    • Cahaya lembut dan suasana sepi, cocok untuk foto formal dan detail.
  2. Sore / Golden Hour
    • Cahaya hangat ideal untuk siluet dan efek romantis.
  3. Hindari Jam Sibuk
    • Pastikan pura tidak sedang dipakai upacara atau kunjungan wisatawan.

Tips Memaksimalkan Foto di Pura Puseh Luhur Bedha

  1. Izin Lokasi: Dapatkan izin dari pihak desa adat setempat agar sesi foto berjalan lancar.
  2. Fotografer Berpengalaman: Pilih fotografer yang memahami budaya Bali dan pencahayaan alami.
  3. Kombinasi Spot: Gunakan berbagai spot dalam satu sesi—Bale Agung, gapura, dan taman pura.
  4. Properti Kreatif: Payung Bali, kipas, dan bunga menambah kesan adat Bali.
  5. Koordinasi Outfit: Pastikan warna busana pasangan harmonis dengan pura dan alam sekitar.

Pura Puseh Luhur Bedha adalah lokasi ideal untuk pasangan yang ingin foto prewedding atau sesi foto adat Bali. Dengan Bale Agung, Candi Bentar, Kori Agung, dan lingkungan hijau yang asri, hasil foto akan terlihat autentik, elegan, dan kental budaya Bali.

Persiapan busana, properti, fotografer, dan waktu yang tepat akan membuat sesi foto di pura ini menghasilkan kenangan yang tak terlupakan, penuh nilai budaya dan keindahan visual.

WhatsApp